Manfaat penggunaan Web (E-Learning) dalam proses pembelajaran

Posted: December 5, 2011 in Uncategorized

Pakar Psikologi, Jerome Bruner, dalam mengembangkan teorinya
mengenai instruksional (theory of instructional) mengemukakan bahwa
sebuah rangkaan belajar dimana pembelajar menemukan materl-materi
akan memberikan efek secara langsung terhadap penguasaan tugas
(Bruner dalam Smaldino, 2008:9). Bruner menegaskan bahwa hal ini
berlaku pada semua pembelajar, tidak hanya anak-anak, tetapi pada
semua level pembelajar.

Hal ini berarti bahwa selain arahan dari guru secara langsung, para siswa akan lebih berupaya aktif dalam penguasaan materi ketika mereka dapat menemukan informasi sendiri secara iangsung dalam prosespembelajaran.

Penggunaan Web akan sangat mendukung proses tersebut. Apalagi. saat ini media center yang dilengkapi dengan komputer berbasis jaringan (Internet) telah menyediakan berbagai aplikasi yang dapat digunakan dalam membantu proses belajar dan mengajar. Karena internet telah dikembangkan kedalam format grafik agar tebih mudah digunakan yang dikenal sebagai World Wide Web. Web site dapat digunakan untuk tujuan instruksional (pembelajaran) dimana para guru dan pembelajar dapat memperoleh informasi dengan mudah melalui link yang mereka suka.

Dengan menggunakan Web, guru tidak akan beriaku dominan sebagai informasi satu-satunya dalam proses pembelajaran. Guru dapat memanfaatkan Web sebagai media Informasi bahan belajar, sekaligus sarana bagi para siswa untuk mengakses informasi yang lebih luas dengan arahan guru. Dengan kata lain, guru dan siswa secara bersama-sama dapat memperoleh informasi bahan belajar melalui penggunaan Web
Web (E-Learning) sebagai media informasi dapat memberikan manfaat yang beragam untuk tujuan pendidikan. Dengan kata lain, manfaat penggunaan Web selaras dengan manfaat dalam penggunaan media pendidikan secara umum. Sadiman dan kawan-kawan (2009:17-18) menjelaskan bahwa manfaat media pendidikan secara umum adalah sebagai berikut:

1) Memperjelas penyajlan pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis (dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan belaka).

2) Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan days indera, seperti misalnya:

  • Objek yang terlalu besar- bisa digantikan dengan realita, gambar, film bingkai, film atau model;
  • Objek yang kecil – dibantu dengan proyektor mikro, film bingkai, film atau gambar;
  • Gerak yang terlalu lambat atau terlalu cepat, dapat dibantu dengan ti melapse atau high-speed photography;
  • Kejadian atau peristiwa yang terjadi dimasa laiu bisa ditampilkan lagi lewat rekaman film, video, film bingkai, foto maupun secara verbal;
  • Objek yang terlalu kompleks (misalnya mesin-mesin) dapat disajikan dengan model, diagram dan lain-lain, dan
  • Konsep yang terlalu luas (gunung berapi, gempa bumi, iklim dan lain-lain) dapat divisualkan dalam bentuk film, film bingkai, gambar dan lain-lain.

3) Penggunaan media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif anak didik. Dalam hal ini media pendidikan berguna untuk:

  • Menimbulkan kegairahan belajar
  • Memungkinkan interaksi yang febih iangsung antara anak didik dengan lingkungan dan kenyataan ;
  • Memungkinkan anak didik belajar sendin-senclin menurut kemampuan dan minatnya

4) Dengan sifat yang unik pada tiap siswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa maka guru banyak mengalami kesulitan bilamana semuanya itu harus diatur sandhi Hal ini akan lebih sulit bila latar belakang lingkungan guru dan siswa juga berbeda. Masalah ini dapat diatasi dengan media pendidikan, yaitu dengan kemampuannya dalam:

a. Memberikan perangsang yang sama,

b. Mempersamakan pengalaman;

c. Menimbulkan persepsi yang sama.

Selanjutnya, Derek Rowntree (1975) dalam Rahmiah (2002: 36-37) menenukakan bahwa media pembelajaan memiliki beberapa fungsi,
yakni: (a) dapat membangkitkan motivasi belajar, (b) dapat mengulangi
apa yang telah dipelajari. (c) menyediakan stimulus belajar, (d)
mengaktifkan respon peserta didik, (e) dapat membenkan tanggapan
balik (feedback) dengan segera, (f) dapat membenkan latihan yang serasi
Mc Known (1975) menjelaskan bahwa media pembelajaran dapat
membangkitkan motivasi belajar peserta didik karena• (a) merupakan
sesuatu yang baru sehingga menank perhatian peserta didik: (b) memberikan kebebasan pada peserta didik untuk belajar secara mandiri, (c) memungkinkan peserta didik belajar tanpa bantuan guru.

Selain itu. Rahmiah (2002:37) memaparkan beberapa manfaat tambahan yang dapat diperoleh (tan penggunaan media pembelajaran yakni:

  1. Memperjelas informasi pada saat tatap muka
  2. Melengkapi dan memperkaya informasi dalam pembelajaran
  3. Meningatkan efektivitas dan efisiensi dalam menyampaikan materi
  4. Menambah variasi dalam menyajikan materi
  5. Memberikan pengalaman-pengalaman serta membuka cakrawala yang lebih lugs sehingga pendidikan lebih produktif
  6. Memungkinkan pebelajar memilih kegiatan be/ajar sesuai, kemampuan, minat, dan bakatnya
  7. Mendorong terjadinya interaksi langsung anatara pembelajar dan pebelajar, sekaligus interaksi dengan lingkungan mereka
  8. Mencegah terjadinya verbalisme
  9. Mengatasi keterbatasan ruang dan waktu
  10. Menimbulkan semangat. meningkatkan gairah belajar, pelajaran yang berlangsung akan lebih hidup
  11. Inforrnasi mudah dicema dan tahan lama dalam menyerap materi yang diajarkan (informasi sangat membekas dan tidak dilupakan.
  12. dapat mengatasi pengalaman yang berbeda-beda.

Secara khusus, penggunaan Web (E-Leaming) sebagai media informasi melalui proses belajar online (menggunakan akses jaringan) dapat membuat siswa tidak lagi hanya mengakses sumber informasi dari buku teks, tetapi luga dapat mengakses sumber informasi yang tertetak jauh di luar dinding gedung sekolah.

Siswa dapat memperoleh informasi berupa dokumen elektronik untuk memperkaya studi mereka. Siswa secara aktif dapat berpartisipasi
karena belajar online menyediakan interaksi lingkungan belajar interaktif.
Siswa dapat menghubungkan informasi elektronik ke kertas dan proyek mereka: membuat mereka lebih hidup” Karena komputer memiliki kemampuan untuk memberikan informasi dalam setiap perpustakaan media (termasuk cetak, video, dan rekaman audio suara dan musik). Siswa mampu berkomunikasi langsung dengan teks, gambar, suara, data, dan dua-arah audio/video, dan interaksi yang dihasilkan mengubah peran kedua siswa dan guru.

Menurut Judy Lever (2008): belajar secara online membuat guru dapat dipisahkan secara geografis dari siswanya, dan siswa dapat belajar dari siswa lain di kelas di seluruh dunia. Selain itu, keuntungan lain yang bisa diperoleh adalah:

  • Tersedia berbagai macam media. Internet adalah alat serbaguna sarana yang dapat memberikan informasi kepada pelajar di seluruh dunia. Situs-situs intemet mungkin berisi berbagai media, termasukteks, audio, animasi grafik, video, dan software yang dapat didownload.
  • Memperoleh lnformasi (Up-to-date) Sampai saat ml, siswa terbatas pada sumber daya di gedung sekolah mereka. Sekarang, dengan kemampuan untuk terhubung ke sumber daya di masyarakat dan di seluruh dunia, siswa dapat mengakses perpustakaan dan database yang sering diperbaharui setiap hari.E-learning memperluas kesempatan untuk sekolah yang lebin kecil serta ndividu yang berpartisipasi dalam home schooling.
  • Navigasi. Keuntungan utama dari Internet. “Adalah kemampuan untuk bergerak dengan mudah di dalam dan antar dokumen. qengan menekan sebuah tombol atau klik mouse, pengguna dapat mencari berbagai dokumen di berbagai lokasi tanpa bergerak clan komputer mereka.
  • Pertukaran Ide. siswa dapat terlibat dalam “percakapan” dengan pars ahli di bidang studi tertentu.
  • Kenyaman komunikasi. E-mail memungkinkan siswa di berbagai lokasi untuk berbagi gagasan Bisa “berbicara” satu sama lain pada waktu yang berbeda dan merespon pada kenyamanan mereka sendiri. Rekaman disimpan dalam bursa mereka.

 

http://www.anakunhas.com/2011/06/manfaat-penggunaan-web-e-learning-dalam-proses-pembelajaran.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s